Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Turun, Fokus Beralih ke Data Ketenagakerjaan AS
Thursday, 20 November 2025 17:00 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas turun lebih dari 1% pada hari Kamis(20/11), tertekan oleh penguatan dolar dan memudarnya ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan Desember, karena investor menunggu laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda di kemudian hari.

Emas spot turun 0,4% menjadi $4.066,32 per ons, pada pukul 09.20 GMT, setelah turun lebih dari 1% di awal sesi. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,4% menjadi $4.065,30 per ons.

Indeks dolar menguat mendekati level tertinggi dua minggu, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. "Penguatan dolar membebani emas, tetapi fluktuasi harga ini merupakan hal yang umum terjadi pada periode seperti ini di mana kita memiliki perdagangan dua arah yang baik dengan aksi ambil untung dan penyesuaian nilai buku yang memenuhi kebutuhan investasi awal menjelang tahun baru," kata analis independen Ross Norman.

Risalah rapat The Fed bulan Oktober, yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan bahwa The Fed memangkas suku bunga meskipun para pembuat kebijakan memperingatkan bahwa hal itu dapat berisiko memperburuk inflasi dan hilangnya kepercayaan publik terhadap bank sentral AS.

Para pedagang kini fokus pada laporan ketenagakerjaan bulan September, yang tertunda akibat penutupan pemerintah, untuk mendapatkan petunjuk tentang langkah The Fed selanjutnya. Data penggajian nonpertanian bulan September kemungkinan meningkat sebesar 50.000, lebih dari dua kali lipat kenaikan 22.000 di bulan Agustus, menurut survei Reuters.

The Fed masih akan kekurangan banyak data pada rapat kebijakannya pada 10 Desember, karena laporan ketenagakerjaan berikutnya telah ditunda hingga 16 Desember.

Para pedagang kini melihat peluang penurunan suku bunga bulan depan hampir 34%, turun dari 49% pada hari Rabu, menurut alat FedWatch CME Group.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian ekonomi.

Sementara itu, UBS menaikkan target harga emas pertengahan tahun 2026 sebesar $300 menjadi $4.500 per ons, didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, risiko geopolitik yang terus berlanjut, serta permintaan bank sentral dan ETF yang kuat.

Di tempat lain, perak spot turun 1% menjadi $50,87 per ons, platinum naik 0,4% menjadi $1.551,69, dan paladium naik 1,8% menjadi $1.404,76.(alg)

Sumber: Reuters.com

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS